Apa yang Terjadi Setelah Kamu Menyiram Kloset di Kapal Pesiar

2.27M
Views
   

Sekarang ini, kapal pesiar mana pun sudah seperti sebuah kota besar, setiap detailnya dipikirkan baik-baik sehingga penumpang merasa senyaman di daratan atau bahkan lebih. Kamu bisa mandi pancuran, mencuci, atau berenang. Tapi ke mana perginya semua air kotor itu?

Rata-rata kapal menghabiskan sekitar 180-230 liter air per penumpang setiap hari. Ini menghasilkan banyak air limbah yang perlu dimanfaatkan. Katakanlah kapal pesiar terbesar di dunia, Harmony of the Seas, bisa mengangkut sekitar 5.500 penumpang ditambah 2.300 awak kapal. Mereka menghasilkan sekitar 1.418.000 liter air limbah setiap hari!

URUTAN WAKTU:

Air abu-abu dan air hitam 1:28

Cara memberihkan air limbah 1:42

Mengapa tidak boleh mengambil air dari laut yang satu dan membuangnya ke laut yang lain 3:09

Bagaimana dengan jenis limbah yang lain? 4:27

Dari mana asal semua air di atas kapal? 7:03

#kapal #carakerja #sisiterang

RINGKASAN:

-Meski penumpang tidak menyadarinya, sistem pasokan air di atas kapal didesain untuk menghemat air

– Tapi tetap, rata-rata kapal menghabiskan sekitar 180-230 liter air per penumpang setiap hari.

-Air abu-abu berasal dari cucian, pancuran, air mandi, dan dapur. Air hitam berasal dari kakus.

– Volume terbesar air limbah berasal dari air abu-abu. Ia dicampur dengan sebagian air hitam dan dikirim ke bio-reactor.

– Klorin dan bahan kimia lain tidak digunakan di sini karena dampaknya yang buruk terhadap lingkungan.

– Limbah padat yang didapatkan dari penyaringan tahap pertama disimpan dalam tangki-tangki khusus sampai kapal tiba di pelabuhan, lalu limbah ini akan dimanfaatkan.

– Para ilmuwan sudah menyadari bahwa air pemberat yang diambil dari satu laut dan dibuang ke laut lainnya akan berdampak buruk pada ekosistem.

– Spesies plankton dan penghuni lautnya bervariasi di tiap laut, dan “pendatang asing” bisa merusak “penghuni asli.”

– Detektor sensitif akan mengukur level minyak dalam air, dan jika hasilnya sedikit saja lebih tinggi dari yang diizinkan, air itu akan dibersihkan lagi.

– Ada staf khusus di setiap kapal yang memilah sampah menjadi 4 kategori: limbah makanan, kertas, logam, kaca, dan plastik.

– Kebanyakan limbah makanan dianggap alami: karena tidak membahayakan ekosistem laut.

– Limbah rumah tangga, minyak masakan, dan limbah padat disimpan di kapal sampai berlabuh dan dimanfaatkan di pelabuhan.

– Logam dan kaca dilempar begitu saja dari atas kapal. Terkejut? Kedua limbah ini langsung jatuh ke dasar lautan dan tidak membahayakan laut.

– Aturan ketat juga berlaku bagi penumpang. Di semua dek kapal pesiar, tertulis petunjuk khusus yang melarang mereka melempar sesuatu dari atas kapal.

– Ternyata, semua kapal pesiar memiliki unit desalinasi. Saat kapal berlayar melebihi 40 km dari daratan, mereka mengambil air laut, yang melewati berlapis-lapis filter, sebuah lampu ultraviolet kuat, dan sebuah desalinator.

– Ukuran unit desalinasinya sebesar sebuah ruangan dan menyediakan cukup air bagi semua penumpang serta awak kapal.

Berlangganan Sisi Terang https://www.youtube.com/channel/UCSg-Y9uI1E-my-I4WKKioEQ

Musik oleh Epidemic Sound https://www.epidemicsound.com/

Materi stok (foto, rekaman, dan lain-lain):

https://www.depositphotos.com
https://www.shutterstock.com
https://www.eastnews.ru

Category: Kapal Pesiar

10 Comments